Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi memperketat pengawasan dan protokol kesehatan bagi seluruh penumpang yang datang dari luar negeri. Langkah ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus yang mulai menjadi perhatian kesehatan global.
PT Angkasa Pura II (Persero) bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta telah menyiagakan sejumlah personel dan peralatan medis di terminal kedatangan internasional untuk memantau kondisi fisik setiap penumpang.
Pemasangan Thermal Scanner dan Pengawasan e-HAC
Salah satu langkah utama yang diterapkan adalah optimalisasi penggunaan thermal scanner atau pemindai suhu tubuh di area kedatangan. Setiap penumpang yang melintas wajib melewati sensor ini. Jika ditemukan penumpang dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius, petugas medis akan segera melakukan pemeriksaan lanjutan di ruang isolasi yang telah disediakan.
Selain pengecekan suhu, para penumpang internasional juga diwajibkan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC), yang kini terintegrasi secara digital. Melalui data ini, riwayat perjalanan dan kondisi kesehatan penumpang dapat dipantau lebih efektif oleh petugas kesehatan bandara.
Koordinasi Lintas Sektoral
Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan KKP untuk memastikan protokol berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
”Kami memastikan semua fasilitas pendukung, mulai dari pembersihan area bandara dengan disinfektan hingga penyediaan hand sanitizer, tersedia dengan baik. Fokus utama kami saat ini adalah meminimalisir risiko masuknya virus melalui pintu gerbang utama transportasi udara,” ujarnya.
Mengenal Risiko Hantavirus
Langkah preventif ini diambil menyusul laporan mengenai kasus Hantavirus yang ditularkan melalui tikus atau hewan pengerat lainnya. Gejala awal virus ini menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot, namun dapat berkembang menjadi serius jika menyerang saluran pernapasan.
Pihak pengelola bandara juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa bandara untuk tetap tenang namun tetap disiplin dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Penumpang diminta segera melaporkan kepada petugas medis di bandara jika merasa tidak sehat setelah melakukan perjalanan dari negara yang terdapakan kasus tersebut.
Dengan pengetatan ini, diharapkan Bandara Soekarno-Hatta dapat menjadi benteng pertahanan pertama dalam mencegah masuknya wabah penyakit menular ke wilayah Indonesia, demi menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat luas.