Israel Pulangkan Aktivis Armada Bantuan Gaza Setelah Tekanan Internasional Menguat

Pemerintah Israel mulai memulangkan ratusan aktivis internasional yang sebelumnya ditahan usai aksi pencegatan armada bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza. Deportasi dilakukan setelah gelombang kritik dari berbagai negara dan organisasi hak asasi manusia semakin meluas.

Laporan sejumlah media internasional menyebutkan para aktivis dipindahkan dari fasilitas tahanan menuju bandara untuk diterbangkan ke negara masing-masing. Kelompok bantuan hukum Adalah mengungkapkan bahwa proses deportasi diawasi agar seluruh peserta misi dapat meninggalkan Israel tanpa hambatan tambahan.

Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla sebelumnya berlayar dengan tujuan membawa bantuan sekaligus menembus blokade Gaza. Namun perjalanan mereka dihentikan oleh pasukan Israel di perairan internasional, memicu kecaman dari sejumlah negara yang menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional.

Spanyol termasuk negara yang bereaksi keras terhadap operasi tersebut. Pemerintah setempat mengecam perlakuan terhadap para aktivis dan memanggil perwakilan diplomatik Israel setelah beredarnya video penahanan yang menuai kontroversi global.

Beberapa aktivis juga mengaku mengalami intimidasi dan perlakuan kasar selama berada dalam tahanan. Tuduhan itu dibantah otoritas penjara Israel, namun insiden tersebut tetap memicu sorotan dunia internasional terhadap penanganan misi kemanusiaan ke Gaza.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *