Pemerintah Pastikan Gaji Manajer Kopdes Dibiayai APBN Tanpa Tambah Beban Anggaran

Pemerintah menegaskan pembiayaan gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih pada tahap awal operasional tidak akan menambah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk membayar para manajer koperasi selama dua tahun pertama diambil dari alokasi program yang sebelumnya telah tersedia. Dengan skema tersebut, pemerintah tidak membuka pos belanja baru sehingga defisit APBN disebut tetap terkendali.

Menurut pemerintah, langkah itu disiapkan sebagai masa transisi agar koperasi-koperasi desa yang baru dibentuk dapat berjalan lebih dulu sambil membangun sumber pendapatan mandiri. Pada fase awal ini, dukungan anggaran dinilai penting agar operasional kelembagaan di tingkat desa tidak terganggu.

Di sisi lain, pemerintah juga masih memiliki ruang pembiayaan dari plafon dukungan perbankan Himpunan Bank Milik Negara yang sebelumnya dialokasikan bagi program tersebut. Dana yang belum sepenuhnya terserap itu dinilai dapat membantu menutup kebutuhan operasional awal.

Sementara itu, proses seleksi manajer Koperasi Desa Merah Putih masih berlangsung. Tahapan uji kompetensi digelar hingga pertengahan Mei, dengan hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada awal Juni. Pemerintah berharap kehadiran para manajer ini nantinya menjadi motor penggerak pengembangan usaha koperasi di tingkat desa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *